ULAT HONGKONG
Ulat Hongkong sebenarnya adalah larva dari serangan hama biji-bijian atau serealia dengan nama latin Tenebrio Molitor. Di luar Indonesia ulat hongkong mempunyai nama “Meal Worm” atau “Yellow Meal Worm”
Kandungan Nutrisi & Gizi
· Lemak
kasar 40%
·
Protein
kasar 42%
·
Kadar
abu 7 %
·
Kandungan
non nitrogen 10 %
·
Kadar
air 57%
·
zat
kitin (exoskeleton)
Kandungan
zat kitin pada ulat hongkong sangat tinggi.
Zat kitin pada ulat hongkong bersifat murni sehingga mirip kulit
ulat. Zat Kitin membentuk serat mirip selulosa yang
tidak dapat dicerna oleh vertebrata
(hewan ber-tulang belakang) sehingga dapat mengganggu sistem pencernaan
bila pemberian berlebihan.
Maanfaat
Meningkatkan birahi
Menghagatkan tubuh
hewan peliharaan
Efek
samping (Pemberian berlebihan)
·
Gangguan
pencernaan (disebabkan oleh zat kitin)
·
Over
birahi
·
Ulat
hongkong bersifat panas sehingga dapat membuat bulu burung rontok
·
Katarak
Tips
Trik pemberian pada peliharaan
· Berikan ulat hongkong berganti kulit (warna putih) lebih aman untuk burung
·
Atur
jumlah dan frekwensi pemberian ulat hongkong pada burung sesuai kebutuhan dan tujuan.
Sumber :
Dirangkum dari berbagai sumber
Komentar
Posting Komentar