Tips Merawat Anakan Murai batu


Perawatan anakan murai batu bukan perkara mudah, bila salah penanganan anakan bisa tidak panjang umur.  Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan untuk merawat anakan murai batu hasil tangkaran agar anakan bisa tumbuh dewasa dan sehat  

Perawatan anakan murai batu tidak bisa disama ratakan, ada perbedaan perawatan antara anakan umur 0 – 3 hari dengan anakan umur 4 – 5 hari baik itu dari makanan dan juga dari faktor eksternal seperti suhu udara dan kelembaban.  Salah perawatan bisa mengakibatkan beberapa masalah pada anakan, seperti yang dikeluhkan oleh banyak peternak pemula, antara lain muntah darah tiba-tiba, nafas tersengal sengal, tetelo, berak berair, snot, lumpuh, dan lemah. 
Penyebab utama dari semua penyakit tersebut diakibatkan oleh virus dan bakteri, yang timbul akibat dari kebersihan kandang kurang terjaga, suhu dan kelebaban tidak sesuai dengan umur anakan murai batu, pemberian porsi makan berlebihan atau salah menu.
Jaga kebersihan kandang, sesering mungkin kandang di cuci dan kuas dg Alkhohol 70% utk sterilisasi terutama kandang setelah dipakai.
Bila sudah mantab ingin merawatan anakan murai batu sendiri, berikut tips dan cara perawatan anakan murai batu :

Tabel Perawatan Anakan Murai batu

Umur /Hari
0 - 3
04 - 05
06 - 11
12 - 18
19 - 30
Suhu / Celcius
34,8
34,2
33.5
32,5
32,5
Tempat
incubator
incubator
Kandang gantung
Alas sarang anyaman + Jerami
Kandang Gantung
Kandang gantung soliter
Makanan
Kroto halus
Kroto kasar
Kroto kasar
Jangkrik tanpa kepala dan kaki
Bubur Voor + kroto
Jangkrik tanpa kepala dan kaki
Voor halus + kroto
Jangkrik tanpa kepala dan kaki
Porsi makan
3 - 4 butir / sejam sekali
3 - 4 butir / sejam sekali
3 - 4 Jangkrik / sejam sekali
Bergantian atau kombinasi
5 - 8 Jangkrik / sejam sekali
Bergantian atau kombinasi
10 jangkrik atau lebih
sudah makan sendiri
Vitamin
Calsium,
dan vit pertumbuhan
Calsium,
dan vit pertumbuhan
Calsium,
dan vit pertumbuhan
Calsium,
dan vit pertumbuhan
Calsium,
dan vit pertumbuhan

Komentar

Postingan Populer